Thursday, April 21, 2016
Ziarah wali nasional
Tuesday, April 19, 2016
Rangkuman doa
Sayyid ad-du`a Grandsyekh `Abdullah al-Fa’iz ad-Daghestani (q)
Allâhumma ‘j`al awwala liqâina (atau yawmina, atau syahrina, atau majlisina) hadzâ shalâhan wa awsathahu falâhan wa akhirahu najâhan
Allâhumma ‘j`al awwalahu rahmatan wa awsathahu ni`matan wa akhirahu takrîmatan wa maghfirah
Alhamdulillâhi ‘l-ladzî tawâdha`a kullu syay’in li`azhamatih wa dzalla kullu syay’in li `izzatih wa khada`a kullu syay’in li mulkihi wa ‘s-taslama kullu syay’in li qudratih
Alhamdulillâhi ‘l-ladzî sakana kullu syay’in li-haybatihi wa azh-hara kullu syay’in bi-hikmatihi wa tashâghara kullu syay’in li-kibriyâ-ihi
Allâhumma ayqizhnâ fî ahabbi sâ`âti ilayka yâ Wadûd
Yâ dzu'l-`arsyi ‘l-majîd fa`alun limâ yurîd hal atâka hadîtsu ‘l-junûd fira`awna wa tsamûd bali ‘L-ladzîna kafarû fî takdzîbin w’Allâhu min warâ’ihim muhîth, bal huwa qur’anun majîdun fî lawhin mahfûzh.
Allâhumma ‘ghfir lî dzunûbî wa li-wâlidayya kamâ rabbayânî shaghîran wa li-jamî`i ‘l-mu’minîna wa ‘l-mu’minâti wa ‘l-muslimîna wa ‘l-muslimâti al-ahyâ’i minhum wa ‘l-amwât wa ‘ghfir lanâ wa li-ikhwâninâ ‘L-ladzîna sabaqûna bi ‘l-îmâni wa lâ taj`al fî qulûbina ghillan li ‘L-ladzîna âmanû rabbanâ innaka ra’ûfun rahîm yâ arhama ‘r-râhimîn
Allâhumma bi-jâhi habîbika ‘l-Mushthafâ wa rasûlika ‘l-Murtadhâ, wa bi-jâhi awliyâ’ika ‘l-kirâm wa bi-jâhi shahâbatihi ‘l-fikhâm, wa bi-jâhi Sulthân al-Awliyâ’ Sayyidî asy-Syaykh Abdillâhi ‘l-Fâ’izi ‘d-Dâghistânî wa Sayyidî asy-Syaykh Muhammad Nâzhim ‘l-Haqqâni an lâ tada fî majlisinâ hadzâ dzanban illa ghafartahu, wa lâ daynan illa qadhaytahu, wa lâ marîdhan illa syafaytahu, wa lâ hâjatan min hawâ`ij ad-dunyâ wa ‘l-âkhirat illa qadhaytahâ wa yassartahâ, Allâhumma yassir umûranâ w’aqdhi duyûnanâ, wa farrij humûmanâ wa farrij kurûbanâ wa tsabbit aqdâmanâ w’anshurnâ `alâ anfusinâ wa `alâ ‘l-qawmi ‘l-kâfirîn
Allâhumma ‘syfinâ w ‘asyfi mardhânâ wa mardha ‘l-muslimîna wa `âfinâ wa `âfi mardhânâ wa mardha ‘l-muslimîna, wa taqabbal minnâ yâ Rabbanâ yâ Allâh wa amidanâ bi-`umurinâ li-idrak Shâhiba ‘z-Zamân Sayyidinâ Muhammad al-Mahdi `alayhi ‘s-salâm wa Sayyidinâ `Îsâ `alayhi ‘s-salâm, w‘arzuqnâ syafâ`ata ’n-Nabî al-Mushthâfâ `alayhi afdhala ‘sh-shalâti wa ‘s-salâm, w’aj`alnâ an narâhu fî ‘d-dunyâ wa fî ‘l-akhirati w’asqinâ min hawdhihi syarbatan hanî’attan marî’attan lâ nazhmâ’u ba`dahâ abada
Allâhumma innâ nas’aluka min khayri mâ sa’alaka minhu Sayyidinâ Muhammadin (s) wa nasta`idzuka min syarri mâsta`âdzaka minhu Sayyidinâ Muhammad (s) wa ‘l-hamdulillâhi Rabbi ‘l-`âlamîn. Rabbanâ taqabbal minnâ bi-hurmati man anzalta `alayhi sirri Sûratu ‘l-Fâtihah
Wednesday, April 6, 2016
Penebusan
"Subhaana ‘Lladzi yusabbihu ‘r-Ra`du bi-hamdihi wa ‘l-mala'ikatu min khiifatihi wa Huwa `ala kullu syay'in Qadiir." Sayyidina Abbas (r) berkata, “Barang siapa yang mengucapkan ini dan sesuatu terjadi padanya, aku akan bertanggung jawab atas penebusan (hukumannya).” Oleh sebab itu, bacalah berulang-ulang setiap waktu. "Subhaana ‘Lladzi yusabbihu ‘r-Ra`du bi-hamdihi wa ‘l-mala'ikatu min khiifatihi wa Huwa `ala kullu syay'in Qadiir."
Monday, February 29, 2016
Doa agar menjadi syuhada
Doa Sayyidina Yunus (`alayhi-s-salam)
Jika Anda membaca doa ini 40 kali, Anda akan mendapat keberkahan sebagai seorang syahid ketika Anda meninggalkan dunia ini.
Ya Hayyu Ya Qayyum
Laa ilaha illa Anta subhaanaka innii kuntu mina 'zh-zhaalimiin
Fastajabnaa lahu wa najjaynaahu mina 'l-ghammi wa kadzalika nunji 'l-mu'miniin.
یا حی و یا قیوم
لَّآ إِلَـٰهَ إِلَّآ أَنتَ سُبۡحَـٰنَكَ إِنِّى ڪُنتُ مِنَ ٱلظَّـٰلِمِينَ (٨٧) فَٱسۡتَجَبۡنَا لَهُ ۥ وَنَجَّيۡنَـٰهُ مِنَ ٱلۡغَمِّۚ وَكَذَٲلِكَ نُـۨجِى ٱلۡمُؤۡمِنِينَ (٨٨)
Wahai Yang Maha Hidup, wahai Yang Maha Mandiri, Yang Melindungi semua yang ada,
Tiada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim. Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman. (QS Al-Anbiyaa, 21: 87-88)
______________
#Doa #ShaykhNurjanMirahmadi #Quran #Nurmuhammad.com
Monday, February 15, 2016
Green cloth
Rahasia Menakjubkan Warna Hijau Yang Tak Kita Sadari
Ini adalah apa yang Maulana (Syaikh Nadzim Haqqani) katakan. Instruksi baru dari surga mengenai warna hijau. Berikut adalah Perintah Syah e Mardhan (q):
Hijau adalah warna kehidupan.
Ini adalah warna yang diturunkan dari langit.
Ini adalah warna Sundus al-Ahdhar, sutra hijau dipakai di surga oleh penduduknya.
Ini adalah warna kesukaan dari penduduk surga.
Ini adalah warna yang paling indah yang ditemukan di surga.
Ini adalah warna yang paling indah dari semua warna.
Ini adalah warna yang dicintai oleh para malaikat.
Di mana, bagaimana dan mengapa untuk menggunakan warna hijau?
Kenakan warna hijau.
Sundus al-Ahdhar adalah sutra hijau surga, wanita harus mengenakan syal sutra hijau di kepala mereka. Jika mereka ingin, mereka dapat menambahkan bordir atau menjahit untuk meningkatkan keindahannya.
Mereka juga harus menggunakan topi batin yang hijau. Pria juga harus menggunakan topi (kopyah) hijau (non-sutra). Mereka yang menutupi kepala mereka dengan warna hijau, akan bebas dari sakit gigi, sakit kepala dan migrain. Pria harus mengenakan pakaian hijau dan rompi hijau.
Maulana berkata, "Wahai wanita, mulai saat ini hiasilah diri kalian dengan yang hijau!" Wanita harus mengenakan pakaian hijau gelap (tua), bukan hijau muda. Kita harus mencoba untuk menggunakan setidaknya satu warna pakaian hijau setiap saat.
Mungkin dengan menggunakan selendang (syal) hijau di sekitar leher kita atau menggunakan sorban hijau atau penutup kapas di kepala kita yang warna hijau.
Setidaknya, perempuan dan laki-laki harus ada pin roset hijau di dada mereka.
Wanita harus mengenakan batu berwarna hijau dalam perhiasan mereka.
Gunakan yang hijau. Cat luar rumah kalian dengan warna hijau dan pilihlah furnitur hijau. Cat mobil kalian dengan warna hijau dan beritahulah semua orang untuk menggantung bendera hijau di punggung mobil mereka.
Jika mereka suka, mereka bisa menggantung di mobil mereka, bendera lama Mesir, itu adalah hijau. Atau bendera Turki tua, yang juga hijau. Menggantung bendera hijau dengan 3 bulan sabit, atau dengan 3 bintang, atau dengan 1 bulan sabit dan bintang 3. Tidak akan ada kecelakaan atau bencana yang akan menimpa mereka insya Allah.
Hijau alami. Gunakan hijau yang tumbuh di alam, karena mereka tumbuh dengan kekuatan Allah Swt. Tanamlah sayuran hijau dan pepohonan! Bersamalah dengan alam dan sekitar tanaman hijau. Makan daging membuat Anda menjadi binatang liar (sebagai hewan karnivora liar yang makan daging sangat ganas). Makan sayur dan sayuran hijau itu akan membuat Anda ramah dan lembut (seperti hewan domestik yang makan tanaman hijau). Ini membuat Anda baik dan anggun (gentleman).
MANFAAT MEMAKAI ATAU MENGGUNAKAN HIJAU:
1. Hijau adalah perlindungan surgawi, perlindungan dari atas. Ada malaikat khusus yang turun dari langit, yang melindungi mereka yang memakai hijau. Jika semua yang dari langit membawa hukuman/bencana turun ke bumi pada satu waktu, itu tidak akan menyentuh orang-orang yang memiliki hijau pada mereka orang-orang ini terlihat dari atas dan berada di bawah perlindungan. Ada perlindungan Ilahi dalam warna hijau.
2. Kita harus mencintai warna hijau dan memperhatikan hal itu. Ada kesulitan yang menimpa orang-orang yang tidak menyukainya. Tidak ada salahnya menyentuh orang yang mencintai hijau di dunia dan di akhirat.
3. Jika manusia menggunakan hijau secara luas di seluruh dunia, berat di dunia akan dicabut. Jika hijau berlaku di dunia, semua masalah akan pergi dan akan selesai.
4. Tidak ada perlindungan untuk warna lain, hanya untuk hijau.
5. Warna lainnya (tidak membawa) keberuntungan, hanya warna hijau yang membawa keberuntungan. Mereka yang memakai dan menggunakan hijau, akan beruntung.
6. Ini adalah fashion terbaru dari Islam di akhir zaman (yaitu pakaian Islam dalam nuansa hijau). Segala sesuatu selain ini akan membawa musibah menimpa mereka.
7. Hijau mencegah adzab. Ternyata akan menjauhkam bencana dan kecelakaan.
8. Buaya tidak akan menyerang orang yang memakai hijau.
9. Ular tidak akan menyerang orang yang memakai hijau. Ular sebaliknya akan membunuh seseorang yang sedikit hijau pada dia!
10. Hijau membawa keagungan, maka malaikat menyukainya.
11. Hijau memberikan kenyamanan, memberikan keindahan, memberikan ketenangan, memberi berkah.
Setelah Sayyidina Khidr minum dari Fountain of Youth (air kehidupan), ia diberikan hidup sampai saat ini, dan dikenal sebagai Green Man (Khidir/hijau). Mereka yang telah melihatnya, telah melihat aura hijau menyebar di daerah sekitarnya.
Hijau adalah simbol yang sangat kuat dalam dunia ilmiah, itu adalah warna dari klorofil. Baca Suhbah ini dengan Maulana pada maknanya. Sebuah perintah yang sama untuk memakai hijau dikeluarkan selama Safar awal tahun ini, sebagai perlindungan terhadap bencana.
Warna merah tidak baik. Orang-orang saat ini memiliki kecenderungan untuk merah, itu adalah tren fashion baru sekarang. Ini adalah warna terburuk. Maulana mengatakan, "Warna merah melambangkan api. Api adalah tanda ketidakpercayaan. Api akan membakar orang-orang yang menggunakannya!"
Berpakaian seperti Maulana. Maulana menyarankan cucunya, "Ambil beberapa hal oleh kalian dari apa yang saya kenakan. Yang saya memakainya. Hal ini menjadi seperti sebuah baju besi untuk kalian dengan izin Allah."
Bagi mereka yang tidak bisa mendapatkan akses ke sepotong pakaian Maulana, Maulana menyarankan bahwa kita harus membuat baju sesuai dengan gaya bagaimana gaun Maulana dan menggunakannya (sunnah pakaian untuk kedua jenis kelamin). Maulana menyarankan kepada semua muridnya bahwa kita harus memakai topi, memakai Fez juga baik.
Wanita aurat. Jika mungkin, pria tidak harus campur bebas dengan wanita. Wanita harus duduk di tempat yang berbeda. Jangan biarkan mereka duduk bersama-sama. Jika memungkinkan, suami tidak boleh membiarkan wanita bekerja di luar. Suami harus membuat mereka tinggal di rumah mereka.
Dalam Suhbah masa lalu, Maulana menyebutkan bahwa wanita yang pergi bekerja tidak membantu dalam pendapatan keluarga, karena tidak ada barokah dalam pekerjaannya. Barokah hanya dari penghasilan suami, sudah cukup untuk menjaga mereka pergi. Hal ini sangat menyedihkan bahwa saat ini anak-anak tumbuh di tangan pembantu dan pusat penitipan anak, tidak di tangan ibu mereka.
Friday, January 22, 2016
Shalawat utk Claustrophobia
Sebagaimana yang disebutkan oleh Mawlana Syekh Muhammad Hisyam Kabbani (q) dan banyak awliyaullah lainnya, dari Syarh Shalawat ad-Dardir al-`allamah as-Saawi, bahwa membaca shalawaat ini akan menghilangkan claustrophobia (fobia terhadap ruang tertutup) dan memberikan kemudahan bagi kalian di dalam kubur. Ia juga akan menghilangkan rasa takut terhadap malaikat Munkar dan Nakîr yang akan bertanya kepadanya.
Disebutkan pula bahwa barang siapa yang membaca shalawat ini sekali setiap hari Jumat, Nabi (s) akan menyertainya ketika ia meninggal dunia dan mengantarkannya ke kuburnya dan menguburkannya dengan tangan beliau sendiri yang penuh berkah!
Banyak awliyaullah yang mengatakan, "Barang siapa yang membacanya bahkan sekali pada hari Jumat, atau sejak Kamis malam dan seterusnya, Allah (swt) akan mengizinkan ruhnya untuk melihat Sang teladan bagi semua ruh (s)," bukan hanya ketika ruhnya meninggalkan tubuhnya, tetapi juga ketika ia dibawa ke kuburnya sampai ia akan menjumpai Nabi (s) yang akan mengurusnya di kuburnya itu.
Para Awliyaullah menganjurkan untuk terus membaca shalawat ini sepuluh kali setiap hari dan sekali pada malam Jumat, dan itu akan membawakan khayr al-jasiim, kebaikan yang tak terhingga bagi kalian. Di dalam kitab Fath ar-Rasuul juga dinyatakan bahwa barang siapa yang membacanya sepuluh kali setelah Isya akan diberi ganjaran seolah-olah ia telah membacanya sepanjang malam.
اللهم صل على سيدنا محمد النبي الأمي الحبيب العالي القدر العظيم الجاه وعلى آله وصحبه وسلم
Allâhumma shalli wa sallim wa bârik alâ Sayyidinâ Muhammadin an-Nabiyyi ‘l-Umiyy, al-Habîb al- liyya ‘l-Qadri ‘l-`Azhîmi ’l- jâhi, wa `alâ âlihi wa shahbihi wa sallim.
Ya Allah, limpahkanlah rahmat, keselamatan dan keberkahan kepada junjungan kami Nabi Muhammad (s), nabi yang ummi, yang dicintai, yang tertinggi, yang memiliki kekuasaan agung lagi mulia, dan kepada keluarga dan sahabatnya. Semoga Allah memberikan keberkahan dan keselamatan.