Wednesday, July 22, 2020

awrad dzulhijah

Wahai manusia!  Allah azza wa jalla telah memberkahi kita dengan sepuluh hari pertama bulan Dzul Hijjah Mubarak yang suci di mana ibadah kita mendapat keberkahan yang istimewa!  Oleh sebab itu, kami menganjurkan untuk membaca tasbih berikut setiap hari hingga Iedul Adha.  Semoga Allah memberkahi kalian dan mengampuni saya. 

~Mawlana Shaykh Nazim ❤️

WAZHIFA 10 HARI PERTAMA BULAN DZUL HIJJAH
[Mulai Selasa malam Rabu,  21 Juli 2020 insyaAllah]
 
1000 Laa ilaaha illa-Llaah
1000 Shalawat ala 'n-Nabi
1000 Syahadah (Asy-hadu an laa ilaaha illa-Llah wa asy-hadu anna Muhammadan `abduhu wa rasuuluh)
100 Surat al-Ikhlash al-Syarif
100 Ya Lathif
100 Ya Jabbar, Ya Ghaffar
100 Ya Mu'iin al 'Ajiziin
100 Astaghfirullah

Saturday, June 6, 2020

awrad sblm msk pasar

Sayyidina `Umar bin Khaththab (ra) mengatakan bahwa Rasulullah (saw) bersabda, dan ini disebutkan oleh Imam at-Tirmidzi, "Barang siapa yang memasuki pasar dan ia mengucapkan, *'Lā ilāha illa’l-Lāh, waḥdahu lā syarīkalah, lahu ‘l-mulku wa lahu ‘l-ḥamdu yuḥyī wa yumītu, wa Huwa Ḥayyun dā’imun lā yamūt, bi yadihi ‘l-khayr, wa Huwa `alā kulli syai’in qadīr'* jadi sejak kalian memasuki pasar itu, ketika kalian memasuki pasar virtual, memasuki pasar saham, memasuki pasar apa pun kalian harus mengucapkan *Lā ilāha illa’l-Lāh, waḥdahu lā syarīkalah, lahu ‘l-mulku wa lahu ‘l-ḥamdu yuḥyī wa yumītu, wa Huwa Ḥayyun dā’imun lā yamūt, bi yadihi ‘l-khayr, wa Huwa `alā kulli syai’in qadīr*

Allah (swt) akan menuliskan bagi kalian ribuan dan ribuan hasanah, dan Dia akan menghapuskan ribuan dan ribuan sayyiat, keburukan dan Dia akan mengangkat kalian ribuan dan ribuan derajat.  Jadi ketika kalian bekerja di rumah, ketika kalian memasuki tempat kerja kalian, ketika kalian memasuki pasar, ketika kalian memasuki tempat apa pun untuk urusan duniawi dan usaha, ucapkanlah *Lā ilāha illa’l-Lāh, waḥdahu lā syarīkalah, lahu ‘l-mulku wa lahu ‘l-ḥamdu yuḥyī wa yumītu, wa Huwa Ḥayyun dā’imun lā yamūt, bi yadihi ‘l-khayr, wa Huwa `alā kulli syai’in qadīr.* Allah akan menghapuskan ribuan dan ribuan dosa, dan akan menuliskan ribuan dan ribuan kebaikan dan akan mengangkat kalian ribuan dan ribuan derajat.  Semoga Allah menjadikan kita sebagai orang-orang yang senantiasa mengingat-Nya.  

Dr. Nour Kabbani
5 Juni 2020

Friday, May 29, 2020

Samudra Rahmat

Grandsyekh, Mawlana Syekh Nazim mengatakan bahwa kita ingin masuk ke dalam Samudra Rahmat Allah (swt).  Samudra itu telah disiapkan untuk kalian wahai manusia.  Bila kalian telah memasukinya, kalian tidak ingin keluar lagi.  Itu adalah untuk kesenangan kalian.  Segala sesuatunya ditawarkan untuk kalian.  

Grandsyekh mengatakan bahwa untuk memasuki Samudra Rahmat kita harus mengikuti dan berkumpul bersama hamba-Nya yang saleh, hamba-Nya yang suci dan mulia.  Dengan diri kita sendiri, kita tidak dapat memasukinya.  Tetapi dengan berkumpul bersama hamba-Nya yang saleh, kita diperkenankan untuk memasukinya.  

Apa yang dikatakan oleh Sayyidina Sulayman (as) ketika beliau melewati lembah semut?  

_rabbi auzi'nī an asykura ni'matakallatī an'amta 'alayya wa 'alā wālidayya wa an a'mala ṣāliḥan tarḍāhu wa adkhilnī biraḥmatika fī 'ibādikaṣ-ṣāliḥīn_

Rabbi auzi'nī , wahai Tuhanku, tolonglah aku, dukunglah aku,  an asykura ni'mataka, agar aku dapat mensyukuri Nikmat-
Mu yang telah Engkau berikan kepadaku, dan ibu bapakku, dan jadikanlah aku dapat mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai, dan masukkanlah aku, dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.  (QS An-Naml, 27:19). Adkhilni artinya terimalah aku, atau masukkanlah aku, bukan dengan diri sendiri.

Orang-orang berpikir bahwa mereka dapat memasuki Samudra Rahmat itu dengan diri mereka sendiri.  Tidak!  Grandsyekh Mawlana Syekh Nazim telah sering mengingatkan kita dalam banyak shuhbah bahwa dengan diri kalian sendiri, kalian tidak akan berhasil.  

Dr. Nour Kabbani

Saturday, May 16, 2020

Al ismul Azham

https://naqshbandi.org/wp-content/uploads/2020/05/MSH.The-First-Verses-of-Holy-Quran.pdf?fbclid=IwAR2-rTSg0ss5S7IiL8XjA0FAO_bzaHK4hN2ziUWB4-PLewVWaziz6v0Jmt4

Pembacaan oleh Dr.Nour Kabbani: https://sufilive.com/Recitation-of-First-Ayat-of-Every-Surah-Ismullah-al-A-zam-is-contained-in-the-first-verses-6571.html?fbclid=IwAR3WbB9-8vH_aTxuqsis2WW6f9hOjtjRCrDAGspqxqYwp513ALx9EYR1iRE

 Jika seseorang ingin agar doanya segera terkabul, maka doa itu harus disertai dengan Ismullah al-Azham اسْمُ اللَّهِ الأَعظَمُ, yaitu Nama-Nama Allah yang paling Agung, yang tertanam pada tiga ayat pertama setiap Surat dalam kitab suci al-Qur’an mulai dari awal hingga akhir. Jadi jika kalian membaca tiga ayat pertama dari setiap Surat setiap hari, tentu saja kalian akan melewati Ismulaah al-Azham.

Para Awliyaullah menjadikannya sebagai wirid harian, tetapi jika kalian membacanya sekali seumur hidup, itu sudah diterima!

Shaykh Hisham Kabbani

Monday, March 23, 2020

Tolak bala

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Mohon maaf, unggahan berikut ini hanya untuk saudara-saudaraku yang berminat. ⚘

Kemarin aku urung mengunggah teks Hizib Bahr-nya Syeikh Abul Hasan Asy-Syadzili, karena soal teknis. 😅
Untuk gantinya, sekarang aku unggah Hizib Autad-nya Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani. Aku tambah ijazah dari Syeikh Jalaluddin As-Suyuthi untuk membentengi diri dari wabah. Ini:
"Salãmun qaulan min Rabbin Rahiim." Dibaca 280x. Semoga bermanfaat.

Friday, March 20, 2020

Tolak bala wal wabah

Yaa Rabbi bi ‘l-Mushthafaa balligh maqaa shidanaa
wa’ghfirlanaa maa madhaa yaa waasi`a ‘l-karami (3 kali)
Ilahii tawasalnaa bi jaahi Muhammadin tuwaffiq limaa yurdhiik
fii kulli haalatii (3 kali)
Yaa Allaahu bihaa yaa Allaahu bihaa yaa Allaahu bi husni ‘l-khaathimah (3 kali)
li khamsatun uth-fii bihaa harra ‘l-wabaa-i ‘l-khaathimah
al-Mush-thafaa wa ‘l-Murtadhaa wa’bnaa humaa wa Faathimah (3 kali)

Sunday, March 15, 2020

tolak bala

DOA MENCEGAH WABAH PENYAKIT DAN TOLAK BALA

Mari kita amalkan dengan Istiqomah, dengan harapan kita semua dijauhkan dari segala penyakit dan wabah.

Surat Al-Isra' Ayat 82

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ ۙ وَلَا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلَّا خَسَارًا

(Dari KH Abd. Nashir dari Mbah KH Maimoen Zubair)

Sumber 
#GenerasiMudaNU

*Untuk Kalangan Sendiri